Verbal Abuse ~
VERBAL ABUSE
"Pada Anak"
Banyak banget orang yang gak sadar akan hal ini!!!
Karena kebanyakan orang hanya focus pada PHYSICAL ABUSE!!! Contoh : KDRT
Padahal VERBAL ABUSE sama berbahaya dengan PHYSICAL ABUSE karena bisa membuat pikiran seseorang tertekan dan mempengaruhi keseluruan dari kehidupan orang tersebut!
VERBAL ABUSE : Tindakan secara lisan yang membawa efek kekerasan, baik dengan kata2 yang tersurat atau yang tersirat yang berakit sangat merugikan orang tersebut baik FISIK maupun MENTAL!!!
Banyak orang tua cukup percaya diri untuk mengklaim bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindak kekerasan pada anak, yang menjadi patokan adalah mereka mengaku tidak pernah memukul atau melakukan kekerasan fisik lainnya pada anak tapi, apakah tidak melakukan kekerasan fisik jadi satu-satunya patokan orang tua tidak melakukan tindak kekerasan pada anak? Jangan keliru! Selain kekerasan fisik, ada juga yang namanya kekerasan emosional. Nah, sayangnya, tidak semua orang tua menyadari hal ini.
Banyak orangtua menganggap kekerasan (abuse) pada anak adalah hal yang wajar. Mereka beranggapan bahwa kekerasan adalah bagian dari mendisiplinkan anak! Bagi orangtua, tindakan anak yang melanggar perlu dikontrol dan dihukum dan dari hukuman tersebut, banyak tindakan-tindakan orangtua yang bisa dimasukkan dalam kategori kekerasan.
Ketika anak berbuat salah, atau melakukan hal yang tidak sesuai dengan yang orang tua inginkan yang masih dalam batas wajar tapi anak itu dimarahi, di banding-bandingkan, dipojokan, dikecam dsbgnya. Sayang sekali kebanyakan orangtua, tidak sadar bahwa kata-kata yang menyakitkan itu menyakiti hati! Kadang orang tua malah berdalih dan membenarkan diri sendiri dengan alasan-alasan klasik seperti , ini hanya mengingatkan saja dsbgnya.
Anak-anak yang mengalami verbal abuse cenderung kurang percaya diri bahkan tidak percaya pada orang nantinya!
Mereka mungkin tidak bisa mengungkapkan perasaan yang sebenarnya, sehingga mengalami gangguan dalam mengendalikan emosi dan semakin lama berlanjut, semakin serius pula dampaknya. Dalam beberapa situasi, kesulitan ini bisa terus berlanjut sampai masa remaja bahkan dewasa. Trauma kekerasan adalah salah satu faktor risiko dari gangguan kecemasan dan DEPRESI KRONIS!!!
Beberapa kemungkinan efek buat anak pada kesehatan mental mereka dapat meliputi:
Gangguan kecemasan dan depresi
Disosiasi (penarikan diri)
Kilas balik trauma
Sulit fokus
Sulit tidur
Gangguan makan
Merasa tidak nyaman
Kecenderungan melukai diri sendiri
USAHA BUNUH DIRI!!!
Semoga anak-anak tak akan sampai pada titik di atas!
Semoga bermamfaat 😊😇



Komentar
Posting Komentar